Sabtu, 18 Oktober 2014

Teliti Sebelum Membeli iPhone, iPad, iPod Touch Bekas (Second)

Sejak iOS 7 dirilis oleh Apple, mereka menyertakan sebuah fitur keamanan untuk mencegah/mengurangi pencurian atau penyalah gunaan iDevice oleh orang selain pemilik aslinya. Fitur ini disebut dengan iCloud Activation dan Find My iPhone.

Jika anda sudah melakukan aktivasi iphone dengan memasukkan iCloud ID dan sudah menyalakan fitur Find My iPhone, ketika anda kehilangan iPhone anda bisa mengunci(lock) iphone anda lewat icloud.com. Pada saat iphone tersebut terkoneksi dengan internet maka secara otomatis iphone tersebut butuh di aktivasi dengan memasukkan ID iCloud anda.Selamanya iPhone tersebut tidak akan bisa digunakan, walaupun di flash atau di restore ulang.

Sebelum membeli iPhone second, ada baiknya anda memeriksa apakah iPhone tersebut icloud locked atau tidak, lewat fasilitas yang diberikan Apple melalui link berikut :

https://www.icloud.com/activationlock/

Mintalah nomor IMEI atau Serial Number iphone tersebut ke seller, dan pastikan bahwa iphone tersebut tidak kena iCloud Lock (Find My Iphone ON). Hanya iPhone 4 yang sementara ini bisa di Bypass aktivasi iCloudnya. Akan tetapi hanya bisa menjadi seperti iPod Touch (tidak bisa menerima sinyal). Untuk device yang lain saat ini hanya Doulci yang sudah meluncurkan bypass nya (sekitar mei 2014) tapi saat ini sudah dipatch oleh Apple. Kini mereka membuat proyek kedua yakni Doulci 2.0.

Baca selengkapnya tentang Doulci -> http://maxilian.blogspot.com/2014/08/bypass-aktivasi-lock-icloud-dengan.html


Rabu, 03 September 2014

Antara framework dan build from scratch

Mungkin ada diantara kita programer yang malu dan merasa gengsi untuk menggunakan framework yang diciptakan orang lain untuk digunakan dalam proyek yang sedang dikerjakan. Bahkan meremehkan orang lain yang misalnya saja menggunakan CMS untuk proyek yang didapatkan dari klien.

Menggunakan framework untuk membuat sebuah sistem atau program bukanlah sesuatu yang tabu, ataupun memalukan. Justru dengan menggunakan sebuah framework akan memudahkan seorang programer dengan banyaknya pilihan library yang bisa disesuai dengan kebutuhan proyek.

Jika kita berpatokan pada profit oriented, maka membuild sesuatu from scratch bukanlah hal yang efisien. Bukan saja masalah uang semata, ada baiknya anda juga berpikir tentang efisiensi waktu dan tenaga. Kalau klien anda bisa puas dengan CMS saja kenapa anda harus bersusah payah untuk hardcode secara spartan :))