Selasa, 29 November 2011

Cara Rooting Android Dengan Mudah

Sebelum melakukan rooting terhadap android, mari kita mengenal root lebih jauh. Root seperti halnya di Linux (Unix like OS), kita masuk ke dalam system dengan menggunakan previllage super user (level tertinggi), kalau pada OS Windows kita mengenalnya dengan sebutan Administrator. Sehingga kita bisa mengubah konfigurasi/pengaturan dari Sistem Operasi.


Apa keuntungan bila Android kita di Root?
- Kita bisa masuk ke dalam file system.
- Kita bisa mengubah pengaturan-pengaturan yang terdapat di file system.
- Kita bisa menghapus aplikasi bawaan dari android.
- Untuk menggunakan aplikasi tertentu yang membutuhkan superuser (misal APP2SD untuk memindahkan aplikasi ke SD card).
- dan masih banyak lagi kegunaan lainnya.
Kerugian bila diroot?
- menurut isu yang beredar, garansi ponsel akan hilang (tapi bisa di unroot kok :D)
- kita dapat merusak system. (ingat root adalah super user jadi kita bisa saja tidak sengaja menghapus file penting di sistem)

Android bila tidak diroot kayaknya kurang asik, seperti sayur tanpa kuah :D
Kalau sudah mengerti apa dan bagaimana root, mari kita lakukan :D

Do With Your Own Risk

Alat yang dibutuhkan
1. Kabel micro usb (wajib)
2. Laptop/PC yang sudah terinstall driver android kita (beberapa devices membutuhkan driver agar android dikenali oleh PC/Laptop)
3. Super One Click (Download dan tinggal double klik)

Caranya :

Dalam contoh kali ini masih menggunakan Galaxy Mini Froyo 2.2.1. 
1. Set android ke mode USB debugging ( Settings > Applications > Development > centang USB debugging)
2. Colok Android ke PC/Laptop (Matikan antivirus bila ada)
3. Buka Super One Click
4. Pilih root dan tunggu beberapa saat
5. Selesai kemudian reboot android anda.

Bila Android anda terdapat aplikasi superuser (dengan gambar tengkorak), maka ponsel anda sudah berhasil diroot :)

Untuk firmware Gingerbread 2.3.4 - 2.3.6 bisa anda coba tutorial rooting Gingerbread 2.3.4 ke atas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar